Senin, 23 November 2009
Kue..Kue...!!
Senin, 02 November 2009
SOMBONG
Dua orang lelaki yang datang bertamu ke rumah seorang bijak tertegun keheranan. Mereka melihat si orang bijak sedang bekerja keras. Ia mengangkut air dalam ember kemudian menyikat lantai rumahnya. Keringatnya deras bercucuran. Menyaksikan keganjilan ini salah seorang lelaki ini bertanya, ''Apakah yang sedang engkau lakukan hai orang bijak?''
Orang bijak menjawab, ''Tadi aku kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat kepadaku. Aku memberikan banyak nasihat yang sangat bermanfaat bagi mereka. Merekapun tampak puas dan bahagia mendengar semua perkataanku. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba aku merasa menjadi orang yang hebat. Kesombonganku mulai bermunculan. Karena itu, aku melakukan pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombongku itu.''
Para pembaca yang budiman, sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua yang benih-benihnya sering muncul tanpa kita sadari.
Di tingkat terbawah, sombong sering disebabkan karena faktor materi/penampilan. Kita merasa lebih kaya, lebih cantik, dan lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua, sombong sering disebabkan faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, lebih bijaksana dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga, sombong sering disebabkan faktor kebaikan. Kita seringkali menganggap diri kita lebih berakhlak, lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan ini, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi akan sangat mudah terlihat tetapi sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih yang halus di dalam hati kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan dan tidak pada tempatnya. Pada tataran yang wajar, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Namun, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Bahkan, seringkali batas antara bangga dan sombong tak terlalu jelas.
Diri kita sebenarnya terdiri atas dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan diri sejati di lain kutub. Pada saat dilahirkan ke dunia, kita sepenuhnya berada dalam kutub diri sejati, kita lahir dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Kita sama sekali bebas dari materi apapun. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, kita mulai memiliki berbagai kebutuhan materi. Bahkan, lebih dari sekedar yang kita butuhkan dalam hidup, kelima indra kita selalu mengatakan bahwa kita membutuhkan yang lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup seringkali mengantarkan kita menuju kutub ego. Perjalanan inilah yang memperkenalkan kita kepada kesombongan, kerakusan, serta iri dan dengki. Ketiga sifat ini adalah akar segala permasalahan yang terjadi dalam sejarah umat manusia.
Perjuangan melawan kesombongan sebenarnya adalah perjuangan menarik diri kita ke kutub diri sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya ada dua perubahan paradigma yang perlu Anda lakukan.
Pertama, Anda perlu menyadari bahwa hakikat manusia adalah diri sejati, kita bukanlah makhluk fisik tetapi makhluk spiritual.
Diri sejati kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah syarat kita untuk hidup di dunia. Kita lahir tanpa membawa apa-apa, dan kita mati pun tanpa membawa apa-apa. Pandangan seperti ini akan membuat Anda melihat siapapun sebagai manusia yang sama. Anda tidak akan lagi tertipu oleh penampilan, kecantikan, dan segala ''tampak luar'' yang lain. Yang kini Anda lihat adalah ''tampak dalam.'' Pandangan seperti ini sudah pasti akan menjauhkan Anda dari berbagai kesombongan.
Kedua, Anda perlu menyadari bahwa apapun perbuatan baik yang Anda lakukan, semuanya itu semata-mata adalah untuk diri Anda sendiri. Anda menolong orang untuk kebaikan Anda sendiri. Anda memberikan sesuatu kepada orang lain adalah untuk Anda sendiri.
Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi: Energi yang Anda berikan kepada dunia tak akan pernah hilang. Energi itu akan kembali kepada Anda dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang Anda lakukan pasti akan kembali kepada Anda dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, perasaan bermakna maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik pada orang lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apalagi yang harus kita sombongkan?
Selasa, 01 September 2009
Sabtu, 01 Agustus 2009
Keponakan...
Secara mau cerita si keponakan ganteng yang 2 bulan lalu menikah..penting ya diceritain disini?? penting gak penting seh tp bagiku penting..la wong si Daniel keponakanku ini gw tahu bayinya..tahu gimana dia dulu ngompol and pup dalam gendonganku jee....
Daniel dan Miral..selamat ya sayang
Yah sekedar buat warning diriku bahwa waktu itu berjalan terus...walaupun sebetulnya eike pengen kembali ke masa2 jadul,pengen jalan2 ma geng gw jaman rikiplik,pengen nginep di rumah temen sambil ngerumpi,..astaga!! bangun!! bangun!!....
itu keponakan udah nikah,bahkan lo udah punya cucu( walaupun dari keponakan pihak suami)tetep aja udah berumur,umur panjang..amin...
So geto aja ceritanya buuu?? hihihi iya...alasan aja biar bisa posting..halah...
Rabu, 22 Juli 2009
PARAH..........!!
Seperti lihat rumah tak berpenghuni,berantakan,ada yang error pula,kalau diibaratkan rumah...itu halaman kering kerontang,rumput ilalang udah lama gak dijamah tukang kebun( siapa ya tukang kebun pemalas itu??),.....huhuhuhu....tamu2 datang gak disambut..wah parah nih..gak sopan banget siiyyy??..boro2 dikasih minum ,disapa aja kagak...wes..wes.....jahatnya diriku meninggalkanmu seperti ini....
Tapi boleh dong aku membela diri,penjahat aja boleh punya pengacara kan??
Ugh,banyak alesan yang harus diriku sampaikan, pertama yang paling bikin eneg dan bete tuh koneksi internet yang super duper ngejengkelin....*maap ya pak..tapi aku maklum kok karena kesibukan bapak*...ini blog samsek gak bisa dibuka cuma main page doang itupun lamaaaaaaaaa sampai jamuran!...ups..tapi gak panuan kok..cek deh...hus saru!
Kedua,itu godaan dari tetangga sebelah...bisa sih dibilang selingkuhan....wattttt????hihihi makanya dibilang haram.....hhuhuhuhu...sakidddddd....nah kenapa tuh bisa main disitu.katanya gak bisa ngenet??!! ya eyalah wong pake HP....kalau ngeblog mana bisa??BB bisa ya??? ntar deh cek punya hubby...xixixixi...
Kayaknya itu sih alasan penting....penting gak sih?? yang bikin blog ini merana..mudah2an bisa diterima dengan lapang dada....hihihi dadane sopo too??Gini2 aku kan pengen tetap eksis.....huwek...eksis opo narses yo??
Makasih ya friends,udah repot2 nengokin tanpa ada sambutan....aku sayang kalian kok....huuuuuuuuuuuu..*dilempar sendal..eh tisu aja deh*...
Jumat, 01 Mei 2009
INFO SEHAT
Dari pada gak ada yang diposting...mendingan daku bagi2 info penting aja deh..
Mudah2an bermanfaat bagi siapa saja yang sudi membacanya......
KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???
Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum
air putih banyak-banyak. .?"
Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah
pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa
dijelaskan sbb:
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.
Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas
80%.Dua
organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :
Otak dan Darah. !!
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.
Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari.
Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.
Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh
kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?
Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak...?
Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!
Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar
ketimbang yang encer.
Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental
bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.
Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan
ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus
menghabiskan
400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah
Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan ...?
Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat..
Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros
mengkonsumsi makanan dan oksigen,
Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau
tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang
makan...)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat
bila darah mengental.... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang
Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya
8
gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.
Anda yang pilih...!
*Dari email seorang teman yang baik hati
Rabu, 22 April 2009
Ngintip Blog Ach...
Kayaknya harus mengaku dosa ... udah sekian lama menelantarkan blog tercintah...ugghhh!
Sudah berlaku tidak adil terhadap blog yang sudah membesarkan namaku halah...hahhahah
Ampun..ampun...kenapa jadi seperti ini ya?? gak sesuai ma komitmen yang dibuat sendiri mau tetep eksis (pheewwww) tapi nyatanya kalah ma godaaan yang lebih berat di seberang sana...
Maapin daku ya....mudah2an hati ini tergerak hatinya untuk cerita2 lagi disini...sabar..sabar...
















