Jumat, 27 Agustus 2021

kontrol USG mamme

 Sore tadi kontrol USG pasca operasi ..dari rumah walau agak deg2an tapi dibawa santai saja entah kenapa mungkin karena sekarang kemana2 dengan suami jadi rasa kuatir itu bisa teredam walau tidak semua.

Sampai di klinik sudah agak banyak pasi ennya baik yang mau ke dokter spesialis onkologi maupun untuyk keperluan lain,sesekali dengar salah satu pasien video call dengan seseorang disana entah saudara ataupun teman mengabarkan kesehatan istrinya yang nampaknya habis menjalani kemo,...kadang jika mendengar cerita dari pasien2 disitu saya merasa makin deg2an namun kadang ada rasa syukur bahwa diluar sana masih banyak yg tidak seberuntung kita yang masih hrs berjuang untuk sembuh.

Tiba giliran saya dipanbggil masuk ruang USG sebelumnya saya sdh berdoa rosario diam2 walaupun suami sesekali mengajak ngobrol karena tdk tahu kalau saya sedang berdoa. Masuk dalam ruangan USG rupanya dokter radiologinya bukan dokter yang biasanya , sekarang lebih muda dan cantik walaupun pake masker.

Seperti biasa dokter mulai memeriksa dg alat USG wah dokternya memeriksa dg lembut beda sekali dengan dokter sebelumnya kadang harus menahan rasa sakit ...Puji Tuhan payudara sebelah kanan bersih padahal sebelumnya bbrp kista masih ada.

giliran sebelah kanan cukup lama dokter memeriksa ah saya jadi kuatir bberapa kali mengulang2 ditempat yg sama , saya tidak berani bertanya saya terus berdoa dalam hati Tuhan kasihanilah tolong saya Tuhan..

setelah selesai baru saya beranikan diri untuk bertanya, kata dokter di payudara sebelah kanan ada benjilan kecil dan kemungkinan itu fam.. duh deg deg plas dada saya..loh kok masih ada ?? ukurannya 0,8cm terletak di arah jam 1. apakah perlu tindakan operasi? dokter tidak bisa menjawab katanya biar prof Teguh dokter yang nanti bisa menentukan,saya bertanya lagi menurut dokter biasanya yg sudah2 bagaimana? saya beranikan diri brtanya lebih detail. jawabnya biasanya kalau masih kecil diealuasi setelah 6 bulan kalau tidak berubah ukuran dan bentuk biasanya tidak perku nanti evaluasi lagi setelah 2 tahun... begitu bu. saya menghela napas ya Tuhan semoga ini tumor jinak dan bisa sembuh tanpa operasi. Tapi good news nya kista2 di payudara sdh tidak ada. dan bersih.cukup mengurangi kekuatiran saya.

Ya Tuhan saya ingin sembuh, angkatlah penyakit ini 


Jumat, 30 Juli 2021

Operasi

 Bulan April lalu saya menjalani operasi tumor payudara yg kedua kalinya setelah di tahun 2017 saya operasi yg sama.

kali ini payudara sebelah kiri lumayan was was dan sangat stress mengingat tumbuh lagi tumor di PD tapi mungkin itu sudah proses yg harus saya jalani apalagi dalam situasi yang kurang kondusif untuk berurusan dg RS,

Prosedur yang harus saya lakukan adalah test lab dan tentunya terlebih dahulu untuk persiapan operasi,ternyata dr hasil lab test covid saya reaktif duh rasanya jadi tambah was2 . Sayapun diminta melakukan test PCR untuk memastikan apakah saya positif atau negatif covid . selain biaya yg mahal saya terpaksa menunda jadwal operasi dan terpaksa harus mengantre lagi menyesuaikan dg jadwal dokter bedah.

Syukur Puji Tuhan hasil PCR saya negatif sehingga saya bisa operasi satu minggu kemudian.ini operasi kedua saya di RS Panti Rapih sebelumnya saya operasi usus buntu tahun 2016. karena operasi tumor dan kista saya yg pertama tidak di RS ini.

Dibanding RS sebelumnya saya lebih nyaman disini selalin RS nya lebih besar fasilitas juga lebih lengkap. namun saat pandemi begini tidak ada jadwal bezuk sehingga suamiu saya yang setia menunggu di RS.

Puji Tuhan punya suami yg sangat baik luarbiasa selalu mendampingi dan tidak pernah nampak kuatir itulah yg sangat membesarkan hati saya.

Operasi dilalukan oleh dr.soewaryo berjalan dengan lancar dan cukup menegangkan ketika saya mendengar kalau tumor yg saja idap adalah jenis tumor yg bisa tumbuh lagi di penyangga puting menurut literasi internasional sebaiknya diangkat payudara supaya tdk tumbuh lagi walaupun tumornya tidak ganas. deg jantung terasa mau lepas darah terasa terkesiap ......namun dokter ada opsi lain evaluasi setelah 3 bulan jika ada tumbuh sebaiknya operasi pengangkatan..duhh saya hanya bisa pasrah dan berserah pada Tuhan..kalau memang jalan tsb yg menjadikan saya terbebas saya akan lakukan.

3 bulan lebih berlalu saya berencana kontrol bulan ini namun kondisi blm memungkinkan masih PPKM dan dokter kebetulan tidak praktek selama PPKM .saya masih menunggu kontrol jika semua sdh aman.

Mohon doa teman2 dan saudara2ku semoga saya semua baik2 saja saya sudah sehat dan tidak perlu operasi lagi Tuhan angkat semua penyakit dan saya sembuh total...amin ya Allah.



Halo....

 sudah lama gak update blog keasyikan main di sosmed lain.. mungkin rata2 mak2 seangkatan saya sdh lama tidak main kesini boro2 main mungkin sudah lupa password bahkan lupa kalau pernah punya blog yg dulu hampir tiap hari dikunjungi wkwkwkwk...

Tapi selagi masih ingat password mah aman saja kapan2 masih bisa main kesini sekedar cek apakah masih ada atau sdh diambil orang...yah wajar aja sih blognya udah lama dianggurin dr jaman anak2 masih SD sampai sekarang sdh pada lulus kuliah bahkan sdh pada kerja...bebrapa teman ngeblog saya kunjnungi blognya sdh ganti nama orang lain bahkan sdh gak jelas namanya..sayang banget kan berharap jadi kenangan saat rajin menulis eh hilang begitu saja.

Sekarang teman2 sudah pada pindah dari blog ke FB dari FB ke Instagram sekarang ke Tiktok hahhhaa,..nanti entah apalagi jaman terus berkembang. sosmed semakin jadi bagian keseharian kita pertemanan makin meluas walau teman dekat jadi jauh hahhhaa..

semoga ini jadi awal bikin semangat lagi walau yang gak berharap ada yg baca tp setidaknya bisa menyalurkan hobby nulis lagi..




Minggu, 24 Mei 2020

pandemi

Sudah hampir 3 bulan ini saya dan anak2 di rumah saja anak2 tidak kuliah sampai kapan tidak tahu masih menunggu keputusan pemerintah, kalau melihat kondisi yang terjadi sekarang masyarakat yg masih bandel bin ngeyelan cukup merepotkan pemerintah, disisi lain roda ekonomi harus tetap berjalan tidak selamanya pemerintah akan memberi bantuan terus menerus apalagi belakangan ada yg menyalahgunakan bantuan sosial bukan untuk menyambung hidup tp justru membeli sesuatu yang tidak perlu. menyedihkan sekali mendengarnya....
Lalu sampai kapan pandemi ini akan selesai?sampai negara ini bangkrut?
kasian nasib orang2 yang sdh berjuang sebagai tenaga medis dan para kaum rebahan yg dengan sukarela berdiam di rumah,gak adil rasanya.
Maka saya terpaksa setuju saja jika semua "dinormalkan" kembali , aktifitas ekonomi berjalan kembali, sekolah2 dibuka, tapi tentu dengan syarat2 yg semua orang harus patuhi .
Tetap menjaga jarak, dilarang berkerumun, tidak boleh mengadakan acara yg mengumpulkan banyak masa, wajib memakai masker, di semua tempat disiplin melaksanakan protokol kesehatan , dan tetap ada sangsi bagi yang melanggar!
Tetapi orang yang peduli dan waras pastilah tdk menjadikan alasan untuk bebas kemanapun tanpa tujuan penting, tetap stay di rumah. jika keluar rumah, karena bekerja atau hal penting lainnya.
Jadi fokus pemerintah ke masalah kesehatan harus diantisipasi karena mau tidak mau pastilah jumlah pasien akan bertambah , cb itu yg tidak disiplin dan suka marah2 klo ditegur karena tidak pake masker diberi sangsi jadi relawan tinggal di RS noh...
Maaf ini uneg2 saya karena kegeraman melihat polah orang yg egois.
Moga2 semakin hari banyak yg aware , sampai virusnya enggan berdekatan dg kita..







Senin, 31 Desember 2018

Princess Kutuan

Hari gini masih kutuan?? hmmmm ini yang saya takuti kalau tiba musim liburan dan harus menitipkan anjing saya ke petshop.
maklum tidak semua petshop itu bersih, nyaman dan bebas dari penyakit menular. belum lagi faktor manusianya kalau nemu yang benar2 sayang dan perhatian sama hewan peliharaan sih bagus,Puji Tuhan Alhamndulilah  tp kalau sudah ketemu sama yang hanya kerja tanpa cinta hasilnya ya seperti Princess anjing saya yg hanya saya titipkan 3 hari saja pulangnya penuh kutu dan luka saudara saudara!!
kutunya menyebar sampai kemana2 nyaris penuh di semua bagian tubuhnya.saya sampai merinding tak terkira....belum lagi sikapnya yang jadi takut seperti trauma....diapain to anjingnya saya ini seperti dimasukkan dalam sarang kutu saja.
Saya WA pemilik petshop memang dia mau bertanggungjawab dengan cara akan mensterilkan dg suntik kutu dijanjikan akan bebas kutu. siang ini Princess dibawa kembali ke petshopnya. mudah2an teratasi masalah kutu dan luka2nya.

Jumat, 02 Juni 2017

Tuhan Sayang Sama Saya #3

Hari itu tepatnya malam itu saya dibiopsi.
Setelah semalaman saya tidak bisa tidur hari ini saya sudah sampai pada tahap siap menerima apapun hasilnya,saya sudah berserah diri pada Tuhan apapun yang terjadi.
apapun hasilnya saya harus siap.
Saya berangkat agak cepat memngingat antrean yang begitu panjang,tapi nyatanya prof Teguh tetap datang pukul 19.30....saya dipanggil masuk ruang USG kemaren tapi sekarang yang mengambil sample biopsi adalah laki2 dan dokter radiologi perempuan.
saya kurang tahu yang laki2 itu dokter atau paramedis disitu. payudara disuntik dengan jarum kecil dan puji Tuhan tidak sakit.kira2 5 menit prosesnya.
selesai biopsi saya antre kembali dengan hati yang kembali was2 ini penentuanmu sis!
tiba saya dipanggil ke ruangan prof Teguh.
seperti biasa prof teguh membaca hasil PA dengan serius.
hmmmmmm....
"bu,hasilnya tumor jinak!"
ingin saya berteriak dan memeluk dokter tapi saya tahan saya hanya bersyukur dan berseru "Puji Tuhan!!
rasanya seperti gunung es yang meleleh dan diguyur air di saat jalan2 di gurun pasir ...
"ibu siap operasi kan,besok sabtu pagi saya operasi kista dan tumornya,dan sedikit jaringan di ketiak"
'saya siap prof!"
"tapi nanti kita PA lagi ya tumornya lagi,untuk memastikan benar2 ini tumor"
sedikit ada gundah tapi saya tertutupi dengan hasil yang tidak mengkuatirkan ini.
jadi saya akan dioperasi 2 hari lagi, saya harus cek ke laboratorium untuk pemeriksaan lab persiapan operasi.
malam itu saya langsung puasa.
Paginya saya bergegas ke laboratorium Paramita di jl.Cik ditiro Yogyakarta.
dua kali ini saya kesana yang pertama ketika menemani anak saya Xray gigi untuk pemasangan behel.Tempatnya VIP dan nyaman...dan so pasti mahal broo..
gak lama pemeriksaan selesai dan bisa diambil sorenya.
Sore anak saya pulang dari kampus langsung mengambil dan saya intip hasilnya sepertinya OK OK saja.
Malam harinya saya kembali ke klinik untuk menyerahkan hasil lab ke prof Teguh.
Kata prof Teguh hasilnya bagus banget dan dinyatakan siap untuk operasi.
Saya sempatkan untuk bertanya ke prof Teguh, "prof,gimana kalau hasil PA nya nnati kurang bagus?"
"tenang saja bu,saya sdh antisipasi kok nanti saya ambil diamternya agak lebar ya jadi kalau seandainya kurang bagus, sudah aman kok".
saya pun mengangguk tanda setuju dan lega.
Malam itu saya kabarin suami saya dan besok suami saya ambil cuti untuk menemani saya ....My best  husband!



Tuhan Sayang Sama Saya #2

Waktu itupun tiba tepatnya hari selasa tanggal 16 Mei 2017.
malam pukul 7 saya berangkat ke klinik Onkologi Kotabaru Yogyakarta. Saya ditemani anak2 saya Icha dan Elsa,. Pasien masih berdatangan, cukup membuat jantung saya makin berdebar gak karuan melihat ada beberapa pasien yang sepertinya dalam proses kemo,terlihat memakai penutup kepala,dan ada yang memakai kursi roda,orang2 tua dan yang masih terlihat segar bugar juga banyak.
Malam itu ada beberapa orang dokter yang praktek saya tidak begitu memeperhatikan siapa saja dokternya hanya tahu prof.Teguh dan dokter Kun saja.
Waktu antre lumayan lama sampai anak2 saya gelisah dan gak sabaran menunggu.
di depan saya duduk seorang suster biarawati beliau sedang menemani rekan suster juga yang sedang berobat, saya beranikan diri untuk mengobro.
"suster,temannya tadi nomer berapa ya? tanya saya {karena teman suster tsb sdh masuk ke ruangan dokter}.
"saya kurang tahu bu" jawab suster.
'Teman suster sakit apa?" tanya saya lagi kepo.
"Teman saya baru operasi bu,tapi ada keluar cairan dari bekas operasinya jadi mau dirujuk ke RS di Jakarta" jawab suter. mak deg jantung saya makin kenceng berdetak.
"ibu sakit apa?" suster balik bertanya.
"Mau konsutasi sus,payudara saya sakit hilang timbul gitu" jawab saya sedikit curcol
suster yang kemudian saya tahu berkarya di Wonosobo ini memberi saran yang membuat hati saya sedikit terhibur.
"bu, ajak bicara penyakitnya sambil dielus..kalau semua baik2 saja ya" kata suster tsb.
Saya ingin mengobrol lebih lama tapi nama saya sudah dipanggi.saya pamit dan menuju ke ruangan prof Teguh....tak saya duga anak saya Elsa ikut masuk ke dalam,sambil berbisik saya tanya "kok kamu ikut dek?" jawab anak saya " disuruh suster temani mama" ,hmmm suster yang baik,sayang saya lupa namanya.

Setelah bercerita mengenai riwayat sakit saya, dokter membaca hasil mame dari RS Panti rapih yg saya bawa.
Beliau bertanya "kenapa cuma 1 payudara saja yang diperiksa bu? diperiksa lagi yang lebih lengkap ya mamography dan USG kedua payudaranya?
"Saya takut dok,kan kalau dimamo sakit" kata saya
Prof Teguh meyakinkan saya" gak sakit bu!
akhirnya saya masuk ruang mamo dulu...hmmm ruangannya dingin
singkatnya saya diperiksa dan tidak sakit sama sekali!!
saat itu juga saya nyesel sekali kenapa tidak dari dulu saya periksa kalau alatnya sekarang sudah canggih.
saya kepo dengan mbak yang memeriksa saya "gimana mbak hasilnya??
bukannya menjawab dia malah balik bertanya yang membuat saya lumayan shock.
'Ibu punya kebiasaan mencabut bulu ketiak ya?
"gak kok mbak saya biasanya mencukur,memang kenapa"
"sepertinya ada sesuatu di payudara sebelah kanan bu, biasanya karena kebiasaan mencabut bulu ketiak sehingga membuat benjolan di payudara"
"masa mbak,itu apa ya??" saya makin deg2an.
"nanti dokter saja yang menjelaskan ya"
Keluar dari ruangan mamo hati saya kacau balau...
Sampai kemudian saya masuk ke ruangan USG mame...
yak dokternya cewek..memeriksa dengan detail sampai membuat payudara saya nyut2an..beda sekali caranya dengan USG mame di Panti Rapih yang hanya sebentar.
dokter bertanya " keluarga ibu ada yang sakit seperti ini gak?
"ada dok,kakak saya dan kakak saya 1nya lagi meninggal karena kanker serviks"
hmmmm hati saya sedih gak karuan saat itu mengingatnya.
selesai dari USG saya masih menunggu untuk dibacakan oleh prof Teguh.
kira2 jam 10 saya baru masuk ruangannya lagi.
Hati saya gak karuan membaca mimik prof Teguh saat membaca hasilnya.
"bu,sebelah kiri itu memang betul ada kista,tapi yang sebelah kanan ini sepertinya tumor kira2 1,5cm!"
"apa dok?tumor?
"ibu gak merasakan ada benjolan?'
"gak pernah meraba prof karena sama sekali gak sakit"
cemas bukan kepalang hati saya waktu itu.
Prof Teguh meminta saya besok hari rabu,17 mei untuk di biopsi untuk mengetahui tumornya jenis apa.
saya pulang dengan langkah gontai,,gimana kalau hasilnya tumor.... yang tidak saya inginkan,bagaimana kalau ini itu....pikiran berat berkecamuk dalam hati saya,sampai malam itu saya tidak bisa tidur! saya mau menangis kepada siapa? mau bicara pada siapa? suami saya ada di kalimantan,akhirnya saya mengeluhkan pada Tuhan..kenapa Tuhan?? saya banyak dosa ya Tuhan? saya bukan orang baik ya? saya kurang ibadah ya?dan saya menyalahkan diri saya sendiri.

Bersambung.....

Rabu, 24 Mei 2017

Tuhan Sayang Sama Saya

Kali ini saya sedang mendapat giliran disentil oleh Tuhan.
Berupa sakit yang saya rasakan belakangan ini.sebetulnya sdh lama saya agak curiga saat menggendong keponakan saya kira2 4 tahun lalu kok payudara sebelah kiri agak sakit,tapi saya pikir mungkin karena sedang masa PMS ...tapi selalu saya rasakan setiap menggendong keponakan.
Tapi saya terlalu jiper alias takut untuk memeriksakan diri ke dokter.
Sampai saya pindah ke Jogja 3 tahun lalu seiring waktu berjalan dan mungkin karena usia saya, makin tidak nyaman karena semakin sering walaupun sedang tidak menggendong sesuatu.
Akhirnya bulan april lalu saya beranikan periksakkan ke RS Panti Rapih yogyakarta.
Dari dokter umum saya dirujuk ke dokter radiologi untuk dilakukan mame/USG payudara.
Salah satu yang saya takutkan ya periksa dengan mamografy makanya saya menunda karena pernah merasakan sakit banget saat dimamo..tapi dengan USG saya berani saja karena tidak terasa sakit.
Sebelum diperiksa dokter menanyakan sebelah mana yg sakit,saya bilang sebelah kiri..jadi dokter hanya mame payudara sebelah kiri saja. oya dokternya laki2 jadi saya diminta suster untuk mengajak suami saya masuk untuk menemani.
Sambil memeriksa, dokter seperti mengetik dan memfoto ..hmmm saya sdh curiga.
Benar saja saat selesai memeriksa dokter bilang ..ada kista bu jumlahnya 3!! tapi masih kecil2 masing2 kurang dari setengah centi.. kalau masih kecil tidak usah dioperasi , nanti kembali ke dokter Yovita saja ya (dokter umum yang merujuk tadi ) untuk baca hasil mame.
Saya kembali ke dokter Yovita dan kata dokter memang gak perlu operasi tapi silahkan kalu mau konsul ke dokter bedah. lalu saya diberi obat untuk mengurangi rasa nyeri.
Sampai disitu saya cukup lega walau galau tak terkira...

Hingga 2 minggu lalu saat suami saya cuti ke Jogja lagi, saya berkeluh kesah karena payudara tak kunjung membaik rasa tidak nyaman makin menyerang.
Saya diminta untuk mencari dokter terbaik di kota ini,karena saya tidak mau teman2 atau saudara mendengar saya urungkan untuk bertanya kepada mereka,saya cukup browsing di internet saja.
Sampai nama Prof. Dr. dr. Teguh Aryandono, Sp.B(K) Onk.saya temukan.



Beliau praktek di klinik onkologi Kota Baru, Yogyakarta. Saya telfon ke klinik tersebut untuk mendaftar dan mendapat no 20 itupun masih selasa minggu depan...yak prof Teguh memang hanya praktek di hari selasa dan kamis pukul 19.30 sampai selesai. 
Menunggu hari selasa 16 Mei itu terasa lama dan yang jelas deg2an berhari2...

Bersambung.....


Jumat, 11 September 2015

Pempek Lenjer Step By Step

Siapa gak suka pempek??
aiihh siapa sih yang berani menolak makanan seenak ini?
enak dan tidak membosankan!
Ini dia resepnya..

Bahan:
500 gr daging ikan tenggiri
350 gr tepung tapioka
2 butir telur
garam
gula pasir

Bahan Biang:
150 cc air
4 sdm tepung terigu
masak sampai kental,dinginkan

Ini cara membuatnya ya:

campur daging tenggiri,biang,telur,garam dan gula

aduk sampai rata

tambahkan tepung tapioka

aduk rata

taburi  meja dengan tepung supaya tidak lengket,bentuk silinder 

potong sesuai selera

rebus pempek dalam air mendidih yang sudah diberi minyak kira2 2 sdm agar tidak lengket

angkat jika sudah mengapung...angkat.

Selamat mencoba ya!

Masak Jengkol

Yang bau itu enak apalagi kalau bukan jengkol..jengkol dimasak apa aja saya mah suka..saya mah gitu orangnya...
Yang jelas kalau makan jengkol itu bisa nambah jadi 2 piring...saya masak jengkol ini pake bumbu suka2 aja.....yang pasti so yummmy...

rendam jengkol kira 3 jam

rebus jengkol bubuhi garam dan daun jeruk sampai empuk..saya 2x rebusnya biar gak pahit juga

haluskan bawang merah bawang putih,cabe merah,kemiri,tumis bersama daun jeruk,salam dan serai...masukkan santan sedang setelah mendidih masukkan jengkol masak sampai kuah mengental lalu tambahkan kecap manis gula dan garam.

masak sampaikuah sisa sedikit, angkat dan siap dihidangkan,,...
Hmmmmm ...enak banget!!..
di Jogja jengkol lagi mahal 40rb/kg gak tahu kenapa ,info penjualnya sebelumnya malah 70rb..mungkin musim kemarau ya...emang ada hubungannya?
Selamat mencoba ya!

Rabu, 09 September 2015

Brokoli Cah Telur

Jangan pernah kehabisan ide ya buk ibuk...liat apa aja yg di kulkas ayo kita masak...kecuali lagi males sih hehehe..
Ada telu ada brokoli yuk kita putar otak jadi tumis sehat..



Ini resepnya ya..
1 kuntum brokoli cuci bersih dibawah air mengalir lalu potong2
2 butir telur kocok
3 bawang merah iris
2 bawang putih iris
lada bubuk,minyak wijen,gula pasir dan garam secukupnya.

Cara membuat;

tumis bawang merah putih sampai layu masukkan brokoli aduk sebentar lalu tuang telur kocok aduk2 dan bubuhi lada,minyak wijen,gula dan garam aduk sebentar lalu angkat..


Kue Ulangtahun Irit

Rejeki anak sholeh hehe..
Punya mami dan suami yang tanggal dan bulan lahirnya sama...
Kesempatan langka dua2nya pas lagi ngumpul di Jogja...
jadilah saya bikin cake tiramisu yang saya belum pernah bikin sebelumnya itu artinya nekat ya..kalau gagal njuk piye? hmmmm...
Tapi niat saya kan baik dan Tuhan menyambutnya dengan suka cita maka jadilah cake tiramisu yang endang bambang gulindang galindung....


Berhubung ulangtahunnya sama2 ,makanya saya beruntung sekali cukup bikin 1 buah aja untuk mereka berdua jadinya irit banget kan....tapi rada2 gak elok jg sih sebetulnya liat angkanya ..hehe..


Ya..mami saya ultah yang ke 75 dan suami saya 50  angka yang unik bukan? kapan lagi ngerjain mereka...upsss...hihihi..




Mumpung masih pada kumpul besoknya kita dinner di Bale Ayu resto di Imogiri...



Mudah2an kesempatan ini bisa terulang lagi di tahun2 yang akan datang dan semua dalam keadaan sehat walafiat..Selamat ulangtahun mamiku sayang dan suamiku tercinta semoga panjang umur,selalu diberi kesehatan,perlindungan,terkabul doa2nya dan selalu Tuhan berkati...amin..



Snack Box

Walaupun kue2 di Jogja relatif murah harganya tapi tak mengurungkan niat saya untuk membuat kue sendiri sekaligus untuk menyalurkan hobby makan..eh hobby bikin kue hehe..
Nah setiap minggu sekali kita dapat giliran ketempatan doa/kebaktian di rumah..
Kebetulan saya dapat giliran minggu lalu..terpikir untuk membuat snack semuanya sendiri..tapi apa daya niat tidak berbanding lurus dengan tenaga yang saya punya..akhirnya saya bikin 1 macam kue dari 4 kue dalam box.
Berhubung saya udah lama pengen bikin pie buah karena banyak gagal di kulit pie nya..akhirnya saya minta resep ke adik ipar saya yg memang expert dalam dunia perkuean..
Jadilah pie buah yang cantik tanpa gagal ..



Senangnya hatiku....kalau berhasil rasanya kayak habis ujian dapat nilai A+ hihihihi...
Nah snack lain yang saya pesan yaitu kue sus saya sengaja minta yg polos jadi di rumah saya tinggal lelehin coklat leleh diatasnya..


Kue yang lain arem2 dan kacang telor dan teh kotak untuk minumannya....


Beruntung ada suami saya sedang cuti jadi urusan perkotakan dipegang oleh suami tercinta..hehehe..


Dan kegiatan ibadahpun lancar semuanya dapat snack box dan dapat berkat dari Tuhan...amin..

Minggu, 30 Agustus 2015

Rempeyek Kacang

Lihat ada sisa kacang tanah dari membuat bumbu soto Makasar jadi kepikiran untuk bikin rempeyek kacang..apalagi besok pengen masak nasi pecel..wah cocok nih.
Saya udah lama banget gak bikin rempeyek karena saya suka yang praktis tinggal beli, selesai..tapi berhubung lagi rajin ayo kita bikin sendiri aja.

banyak stok minyak dari goreng ayam jadilah peyek ada rasa2 ayamnya hehe..

cruncy dan krispi..apa ya bedanya..

pas jadi 1 toples
Bahan2nya:

150 gr tepung beras
150 gr tepung tapioka
100 gr kacang tanah dicacah
200 ml santan ( saya pake kara ) dicairkan
5 lembar daun jeruk diiris tipis

Bumbu halus:
bawang putih
kencur
ketumbar
kemiri
garam

Cara membuat:
campur semua bahan dengan bumbu halus kecuali kacang tanah.
adonan harus cair ya supaya menghasilkan peyek kacang yg tipis .
kalau seandainya diresep saya kebanyakan air atau masih kurang cair dikira2 saja ya..
memang masak itu harus pake feeling juga kok ...
setelah rata,panaskan minyak goreng tunggu sampai panas baru kita tuang adonan di pinggir wajan dg bantuan sendok atau centong sayur dengan ditambah sejumput kacang .
tuang minyak keatas peyek agar lepas dari pingiran wajan..
goreng sampai kuning saja ya karena ketika diangkat akan garing dan berwarna agak kecoklatan.
goreng sampai habis angin2kan lalu masukkan dalam toples , tutup rapat.


Kamis, 27 Agustus 2015

Emping


Walau saya tidak terlalu suka emping tapi lihat lautan emping segitu banyak saya jadi terpana dan meminta ijin penjualnya untuk narsis diantara emping2 itu.
Kata si bapak itu sekilonya 40rb, empingnya lumayan bagus tipis dan garing...kalau kios si bapak ukuran 6x2 kira2 brp banyak emping yang dia jual ya?
aaah saya tak pandai matematika tp saya kasihan kalau sampai gak habis ? bagaimana kalau berjamur? hehehe kok saya jadi ngelantur ya?
akhirnya saya gak beli empingnya..loh..tapi saya beli lumpia/sumpi isi ebi yang dijualnya diantara emping itu...kata si bapak ini enak dan renyah loh...saya memang suka daripada emping.
Tapi sampai rumah saya cicipin keras dan kurang gurih loh...haduhh kecewa deh saya..
moga2 laris jualan empingnya ya pak..


Bika Ambon






Saya masih penasaran dengan kue satu ini..kue asli medan kok namanya Ambon yak...hehe....
bukan cuma namanya aja yg bikin penasaran tapi cara bikinnya yang gampang2 susah!
beberapa kali saya bikin tapi hasilnya selalu bantet gak berongga sama sekali...apa salah saya?
Karena saya lagi kepingin dan bika ambon yg saya beli kurang enak wlopun bentuknya cantik akhirnya saya putuskan untuk mencoba membuat kue ini dengan bantuan Pondant! hehe...iya bahan kue yang sudah dikemas dan kita tinggal menambah beberapa item bahan saja.

Saya pikir kalau tidak berhasilpun saya tidak terlalu kecewa karena gak terlalu ribet menyiapkan bahan2nya..ya kan?
Nah...mungkin dewi fortuna sedang disamping saya...bika ambon dari pondan justru berhasil saya buat!
coba lihat teksturnya lembut dan berongga bukan?



Nah apa salahnya yang ingin mencoba dan tak mau ribet bikin saja dengan pondan ini...yeeeee saya promosi padahal bukan brand ambasadornya loh...hehe..
selamat mencoba ya..

Rabu, 26 Agustus 2015

Donat Kentang

Ini pengalaman pertama membuat donat kentang dengan rasa yang nendang sesuai harapan! Rasa loh yaa..bukan bentuk dan penampilan hehe...
yeeaaaa...akhirnya, saya gak tahu apa kesalahan saya selama ini sehingga donat yang saya buat selalu tidak berkenan...
Namun rasa penasaran tak membuat saya merasa putus asa ciee...saya nemu resep baru yang ternyata OK punya..



Abaikan bentuknya ya...

berhubung gak punya persediaan gula halus alhasil saya blender gula pasir menjadi gula bubuk

lembut,rasa kentangnya terasa .maknyus pokoke!
Ini resepnya ya:
500 grm kentang,kukus lalu haluskan
350 grm tepung terigu segitiga biru
1 butir telur
75 grm gula pasir
1 sdm fernipan
1 sdm susu bubuk dancow
50 grm mentega cairkan

Cara membuat:
kocok dengan wisk gula dan telur sampai kental
masukkan tepung terigu,kentang,susu bubuk  dan ragi instan aduk hingga rata.
tuang mentega uleni sampai kalis.
diamkan kurang lebih 1 jam sampai mengembang dengan ditutup kain basah/lembab.
setelah mengembang cetak adonan dg cetakan donat atau cukup dibentuk dengan tangan kosong hehe,..
diamkan kurang lebih 15 menit,lalu goreng dengan api sedang.
setelah dingin gulingkan dalam gula halus atau coklat leleh sesuai selera.




Senin, 24 Agustus 2015

Tekwan

Saya orang Jawa tapi pecinta banget kuliner Palembang,mungkin karena teman2 saya banyak wong kito galo jadinya membentuk seleramlidah saya menjadi seperti ini hihihi,,
Salah satunya yang saya suka ya tekwan ini...makanan seger nan bergisi ini juga menjadi favorit keluarga saya,..mari kita lihat penampakannya ..

Abaikan cobek yang narsis itu ya..secara saya lagi gelo beli blender Oxone ternyata gak bisa dipakai!
Sama sekali gak bisa buat memblend bumbu2 alias tak bisa motong2 hanya muter2 doang...ya ampun saya sampai ngejembreng buku panduannya,pantengin cara pasang dan pakainya di yutub udah betul tapi kenapa si alat ini gak bisa berfungsi?
haloo yang punya pabrik Oxone..bantuin dong....


Udah deh saya pasrah,lagian saya sdh beli blender lagi yang lebih bagus dan pastinya bisa berfungsi dengan baik!
Resepnya tekwan gampang kok hanya saja saya sudah membuat bakso ikannya jauh2 hari jadi saat hari H tinggal siapkan teman2nya saja antara lain:
*jamur kuping , cuci rendam air panas potong2
*bengkoang,kupas,cuci,potong korek api
*sedap malam atau bunga pisang kering,buat simpul,cuci dan rendam...tapi kenapa bunga pisang yg saya beli jadi asem ya? akhirnya dg berat hati saya buang hiks..
*soun rendam air hangat
*daun seledri potong halus
*bawang goreng

Bumbu2:
bawang putih,lada,garam haluskan
ebi/udang cincang

bakso tekwan:
500 grdaging ikan tenggiri,haluskan
150 gr tepung kanji
3 btr bawang putih haluskan
garam
lada
gula pasir secukupnya
1 butir putih telur
 cara membuat:
campur semua bahan uleni dan bentuk dengan sendok masak dalam air mendidih.
angkat setelah mengapung.



cara membuat tekwan:
masak air sampai mendidih,
tumis bumbu halus dan udang/ebi..masukkan bakso tekwan,berturut2 jamur kuping,bengkuang,bunga sedap malam,masak sebentar masukkan seledri sedikit saja dan bawang goreng sejumput,angkat dan siap hidangkan.


Pempek Dos


Lagi senang2nya bikin cemilan ,cemilan habis produksi lagi..puji Tuhan badan gak melar2 amat hihihi..
Kali ini yg saya buat adalah pempek dos..iya pempek tanpa ikan hanya karbohidrat semena2 itu..karena di Jogja susah ketemu sama ikan tenggiri apa dia lagi di salon apa jalan2 ke mall sehingga susah ditemui?
Garing ah..
Ini resep nya ya:
Bahan biang:
125 gram tepung terigu
250 air
2 sdm garam
1 sdm gula pasir
2 butir bawang putih dihaluskan

Bahan pempek:
500 gram tepung tapioka
5 butir telur

Kuah cuko:
Asam jawa,gula merah,cabe giling,bawang putih memarkan,garam,air.

Cara membuat:
Campur bahan biang lalu masak dlm api sedang sambil diaduk sampai menjadi bubur,angkat dan diamkan sampai hangat.
Pindahkan dalam baskom plastik masukkan 2 butir telur aduk sampai rata kemudian masukkan tepung tapioka uleni sampai kalis. 
Kocok sisa telur untuk isian.
Didihkan air untuk merebus adonan tuang 2 sdm minyak ke dalamnya agar adonan pempek yg direbus tdk lengket.
Bentuk bulat adonan pempek lalu buat seperti mangkok ,tuang 3 sdm kocokan telur (jgn sampai kena tepinya ya krn akan susah merapatkannya)  lalu rapatkan adonan membentuk spt kapal.
Rebus ke dalam panci yg mendidih td lakukan sampai adonan habis.
Jika pempek sdh mengapung tunggu kira2 sampai 10 menit supaya telur didalamnya matang,lalu angkat dan tiriskan .
Pempek siap digoreng.

Kuah cuko:
Campur semua bahan cuko rebus sampai mendidih angkat lalu saring.

Kamis, 13 Agustus 2015

Membuat Aneka Kue Untuk Mengisi liburan

Liburan kenaikan kelas dan semester tahun ini selain kami habiskan dengan jalan2 ,saya dan Icha juga mengisinya dengan praktek membuat kue...alih2 mau kursus make up dan kursus membuat kue tapi apa daya sampai sekarang belum dapat tempat kursus yang available dengan waktu liburan anak2.
Yo wis praktek aja sendiri di rumah lagian mau resep apa aja tinggal klik di internet.
Saat bulan puasa praktek bikin kuker kastangel,bola2 coklat dan kue kacang..tapi maaf yang dua belakang gak sempat dipoto deh..

# Kastangel




Untuk pemula dari bentuknya sudah lumayan ya karenagak pake cetakan,tapi rasanya maknyuss loh gurih ,renyah dan terasa banget kejunya...ya iyalah kejunya gak tanggung2 dicemplungin.

Nah berhubung di Sangatta lagi rame bakso borak gara2 bakso yang biasa jadi langganan kita kena juga sempat shock dan takut selama ini pernah makan borak hiiiii....
Jadi kita sepakat bikin bakso sendiri walau tak semulus yang dijual cukuplah kita happy dan gak was2 memakannya..

#Bakso


Resep berikutnya yang kita masak adalah susu kedelai...berbekal ilmu yang Icha dapat dari live ini selama 1 minggu di ganjuran,Bantul kita praktekkan di rumah.

#Susu Kedelai


Ternyata gampang banget bikinnya , dan ampas dari kedelainya masih bisa dimanfaatkan seperti dibuat makanan kecil untuk lauk namanya Niwo hehehe..

#Niwo



Masih belum habis juga liburannya kita lanjut bikin donat...donat praktis dari kemasan pondan.kali ini Icha praktek dengan Kezia teman semasa SMA..

#Donat

Hasilnya belepotan dimana2,,sampai hasilnyapun belepotan juga sampai malu dipamerin,..wkwkwkwk..

Resep berikutnya yang rada keren dikit adalah cupcake..monggo..

#Cupcake





Nah masih bingung mengisi liburan sok atuh dibuka2 buku resep dan searching di internet resep2nya..kalau kita gak mau bengong mendingan kita isi liburan dengan sesuatu yang bermanfaat...mari..